Sabtu, 27 September 2014

Tes Kesehatan dan Kebugaran STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)

Sejak tahun 2011 ujian seleksi masuk sekolah tinggi akuntansi negara (STAN) juga mengadakan tes kesehatan dan kebugaran jasmani. Jadi seorang calon siswa tidak hanya dites kemampuan akademiknya tapi juga kesehatan dan kebugarannya. 

Hal ini sangat wajar kalau kita lihat beban kerja dan kompetensi yang dituntut untuk lulusan STAN nantinya. Seperti halnya sekolah kedinasan milik negara yang lain seperti AKMIL, AKPOL, IPDN dan lain-lain.

Beberapa item tes yang dilakukan adalah:
A). Tes Kesehatan
  1. Pengukuran Tinggi dan Berat Badan
  2. Pemeriksaan Tekanan Darah
  3. Tes Visus/Minus Mata
  4. Tes Buta Warna dan Refleks
Selain item diatas akan dilakukan juga pemeriksaan oleh dokter, meliputi pengecekan mulut dan gigi, telinga, detak jantung, perut, hemoroid (ambeyen), tulang kaki dan riwayat penyakit yang pernah diderita.

B). Tes Kebugaran Jasmani
  1. Tes Lari 12 Menit (Cooper Test)
    Peserta tes akan diberi kesempatan selama 12 menit berlari mengelilingi lintasan atletik ataupun lapangan sepakbola (400 m). Jarak yang ditempuh peserta tes selama 12 menit akan dicatat sebagai hasil tes.
    cooper run test
    ironmuscles.org
    Karna tidak ada keterangan resmi berapa target minimal yang harus dicapai peserta maka kita akan merujuk pada norma Tes Dr. Kenneth Cooper :
    Table Cooper test adults
    Condition Gender
    < 30 years
    30-39 years
    40-49 years
    50 years >
    Bad
    man
    <1600
    <1500 
    <1400 
    <1300 
    woman
    <1500 
    <1400 
    <1200 
    <1100 
    Reasonable
    man
    1600-2000 
    1500-1900 
    1400-1700 
    1300-1600 
    woman
    1500-1800
    1400-1700
    1200-1500
    1100-1400
    Average
    man
    2000-2400
    1900-2300
    1700-2100
    1600-2000
    woman
    1800-2200
    1700-2000
    1500-1900
    1400-1700
    Good
    man
    2400-2800
    2300-2700
    2100-2500
    2000-2400
    woman
    2200-2700
    2000-2500
    1900-2300
    1700-2200
    Excellent
    man
    >2800
    >2700
    >2500
    >2400
    woman
    >2700
    >2500
    >2300
    >2200
    Sport and Science
     
  2. Tes Lari Bolak-Balik angka 8 (Shuttle Run)

Selasa, 23 September 2014

RPP Penjasorkes Kurikulum 2013 (Sepakbola)

                              RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

   Satuan Pendidikan         :  SMA Negeri
Kelas/Semester                :  X / 1 (Ganjil )
Mata Pelajaran               : Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan          
Tema/Topik                     : Teknik Dasar Sepak Bola
Pertemuan ke                  : I
Waktu                              : 9 x 45 menit ( 3 x pertemuan )
A. Kompetensi Inti ( KI ):    
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
4.  Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
C.  Kompetensi Dasar  ( KD ) :
1.1 Menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai anugrah  Tuhan    yang tidak ternilai. 
2.1 Berperilaku sportif dalam bermain.
2.2 Bertanggung jawab terhadap keselamatan dan kemajuan diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar, serta dalam penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran.  
2.3 Menghargai perbedaan karakteristik individual dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.4  Menunjukkan kemauan bekerjasama dalam melakukan berbagai aktivitas fisik.
2.5  Toleransi dan mau berbagi dengan teman dalam penggunaan peralatan dan kesempatan. 

2.6 Disiplin selama melakukan berbagai aktivitas fisik 
2.7  Belajar menerima kekalahan dan kemenangan dari suatu permainan
3.1  Menganalisis variasi dan kombinasi keterampilan gerak salah satu permainan bola besar untuk menghasilkankoordinasi gerak yang baik.
4.1 Mempraktikkan variasi dan kombinasi keterampilan dalam memainkan salah satu
      permainan bola besar dengan koordinasi gerak yang baik.  

Indikator Pencapaian Kompetensi

Selasa, 16 September 2014

Kata Motivasi Dari Para Atlit Terbaik Dunia I (Michael Jordan)

Menjadi juara tentu bukan hal yang mudah, banyak pengorbanan, latihan, disiplin keras juga kadang keberuntungan. Selain itu juga diperlukan motivasi dalam diri sendiri yang kadang dituangkan dalam kata-kata bijak nan indah yang memotivasi. Dibawah ini akan disajikan kata-kata bijaksana dari para juara-juara dunia.

favimages.com

Michael Jordan (Salah satu legenda basket dunia, juara NBA) mengatakan:

"Saya bisa menerima kegagalan, tapi saya tidak bisa menerima segala hal yang tak pernah diusahakan"

"Saya gagal dan gagal berulang kali dalam hidup saya dan itulah kenapa saya berhasil" 

"Tantangan jangan menghentikan langkahmu, jika kamu menghadapi tembok, janganlah berputar dan menyerah. Temukan jalan keluar, bagaimana agar bisa memanjatnya"


"Saya sudah lebih dari 9000 kali gagal melakukan tembakan. Saya sudah hampir 300 kali kalah dalam pertandingan. Setidaknya, 26 kali saya dipercaya untuk menjadi algojo penentu kemenangan dan saya gagal. Saya gagal terus dan terus dalam hidup saya"

"sebagian orang ingin itu terjadi, sebagian berharap itu terjadi yang lainnya membuat itu terjadi"

salah satu penggemar Jordan adalah pebasket Kobe Bryant, mengatakan:

Selasa, 09 September 2014

10 Cara Supaya Otak Tidak "Lemot"

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh University of Virginia, gangguan memori bisa muncul sejak usia 27 tahun. Di usia tersebut, kecepatan otak dalam memecahkan teka-teki dan penalaran mulai melambat ato lebih populer dengan julukan 'lemot'. Namun tak perlu panik, otak masih punya kemampuan menyimpan memori.
Hanya saja, untuk mengeluarkan memori dari tempat penyimpanannya di otak sedikit tersendat. Itu berarti bahwa otak pun harus dijaga kesehatannya agar tetap bisa berfungsi optimal. Bagaimana caranya? 
bp.blogspot.com
  1. Pastikan tubuh Anda tetap fit.
    Kebugaran fisik bisa meningkatkan ukuran hippocampus (bagian otak yang terhubung dengan ingatan jangka panjang). Tak ada salahnya mencoba untuk meluangkan waktu berjoging, renang atau jenis olahraga apapun yang dapat melancarkan aliran darah Anda menuju otak.
  2. Mainkan Game Pikiran dan Jauhkan Kalkulator
    Jika tak ingin kehilangan memori dengan mudahnya, maka jangan lelah untuk berpikir. Menjauhkan kalkulator merupakan salah satu langkah jitu untuk memaksa otak Anda berpikir.
  3. Jangan Andalkan Gadget
    Gadget hanya akan membuat Anda semakin malas berpikir maupun mengingat-ingat sesuatu karena kemudahan yang ditawarkannya. Hal tersebut akan membuat seseorang merasa tergantung dengan gadget dan pada akhirnya tak bisa mengingat hal-hal penting. Cobalah juga untuk berhenti menikmati kemudahan GPS dalam mencari alamat. Peta tradisional lebih bisa membuat otak Anda berpikir, berimajinasi dan tetap fokus selama perjalanan menuju ke tempat tujuan.
  4. Rajin Membaca.
    Rajin membaca selain akan membuka wawasan Anda, otak pun mampu menangkap kosakata baru serta menyimpannya ataupun mempertajam memori yang pernah tersimpan dalam perbendaharaannya.
  5. Berekspresi Melalui Karya Seni